Selain Biaya Cat Tembok, Perhatikan Tips Mengecat Ulang Dinding Rumah Ini Yuk!

Mengecat ulang dinding rumah kerap dilakukan oleh masyarakat, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan. Misalnya di bulan Ramadhan menjelang Hari Idul Fitri.  Mengganti warna dinding memang termasuk dalam upaya renovasi kecil yang memberikan dampak cukup besar untuk suasana rumah.

Pengecatan Ulang Dinding Rumah Agar Tampak Baru

Sumber : news.propanraya.com

Bagi pemilik rumah yang tidak bisa mengerjakannya sendiri, baik itu karena tidak mampu ataupun tidak sempat, tentu harus memikirkan alokasi biaya cat tembok per m2.  Besarannya tergantung dari daerah kita masing-masing.  Jangan lupa untuk mengecek terlebih dahulu kualitas pengecatan agar hasilnya sesuai dengan ekspektasi kita.

Tips Mengecat Ulang Dinding Rumah Agar Suasana Tampak Baru

Selain soal biaya cat tembok per m2 dan kualitas pengecatan, ada hal-hal lain yang harus kita perhatikan agar prosesnya tidak terlalu mengganggu aktivitas kita di rumah.  Tentu kita ingin hasilnya juga memuaskan bukan? Jika tidak dipersiapkan dengan baik, mungkin saja tampilan rumah justru lebih jelek dibanding sebelumnya. Sayang sekali bukan?

Langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah menentukan warna cat tembok.  Warna cat sangat memengaruhi suasana dan tampilan interior rumah. Warna cat apa yang terbaik? Tentu yang sesuai dengan tema ruangan keinginan kita.  Apakah hangat, dingin, minimalis, mewah, lembut, ataupun riang.

Setelah itu kumpulkan referensi terkait merek cat terbaik yang ada di pasaran. Demikian juga dengan informasi biaya cat pada tembok  di daerah kita. Kedua informasi tersebut bisa didapatkan pada internet dengan cukup mudah. Bandingkan masing-masing merek cat berdasarkan kualitas, pilihan warna, dan harganya. Berikutnya, kita harus memperhatikan hal-hal dibawah ini sebelum memulai proses pengecatan:

1. Periksa kondisi dinding

Kita harus memeriksa terlebih dahulu kondisi eksisting dinding, apakah masih dalam kondisi baik atau tidak.  Kondisi dinding yang masih baik ditandai dengan lapisan dinding masih rata, tidak terkelupas, tidak ada jamur atau kapur, dan tidak menggelembung. Permukaan dinding yang rusak seringkali disebabkan oleh jamur.

Cari tahu terlebih dahulu penyebab kerusakan tersebut.  Jika dinding rusak karena retak, maka kita harus menambal retakannya terlebih dahulu.  Jika jamur, umumnya disebabkan oleh rembesan air.  Cara menghilangkan jamur di dinding adalah dengan mengoleskan cat minyak pada permukaan dinding yang terinfeksi jamur.  Cat minyak mampu membunuh koloni jamur pada dinding.

Cat baru

Sumber: www.beres.id

2. Kelupas Cat Lama Sebelum Menambahkan Cat baru

Permukaan dinding yang tidak mengalami masalah tetap perlu dikelupas dengan cara diamplas atau di sikat baja.  Cek dahulu apakah lapisan cat lama masih melekat dengan kuat atau tidak.  Caranya dengan mengoleskan air di dinding lalu tunggu hingga beberapa saat.  Jika permukaan dinding terlihat mengelembung dan mengelupas, maka kita harus melakukan sekrap terlebih dahulu.

Lakukan proses sekrap hingga permukaan dinding terbebas dari sisa cat lama maupun kotoran seperti debu.  Tujuannya agar saat cat baru diaplikasikan, warna yang kita inginkan dapat tampil dengan sempurna.  Apalagi jika warna cat sebelumnya adalah warna gelap, jika tidak dibersihkan terlebih dahulu, akan tampak bayangan warna dari cat dinding sebelumnya. Cara ini digunakan untuk mengecat ulang dinding ruang keluarga ataupun luar rumah.

3. Tentukan Jenis Finishing Cat

Jenis finishing juga cukup penting setelah kita memilih warna.  Ada 4 jenis finishing yang tersedia di pasaran.  Kita bisa mencari informasi harganya bersamaan saat mengulik biaya cat tembok per m2.  Setiap jenis finishing akan memberikan kesan yang berbeda.

Jenis glossy akan menghasilkan kesan berkilau dan lebih mudah dibersihkan dari kotoran.  Jenis matte atau doff menghasilkan kesan lembut. Jika ingin tampilan mewah, kita bisa gunakan jenis satin.  Terakhir, jika menyukai kesan dinding bertekstur namun lembut, kita bisa gunakan jenis eggshell.

author
Author: